oleh

Progres Pembangunan Runway 3 Bandara Soetta Sudah Hampir 100 Persen

Jakarta 7/9/19 Pembangunan infrastruktur landasan pacu (runway) 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) sudah rampung. Sumber dari pihak kontraktor pelaksana, PT Pembangunan Perumahan (PT PP) menyebutkan progres pembangunan runway 3 sudah rampung 100%.

“Kini progres fisik pembangunan (runway 3) sudah mencapai 100% dan on the track,” ujar General Affair Proyek pembangunan Runway 3, Robby Sumarna kepada media.

Ditambahkan, pihak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga sudah melakukan uji kelayakan untuk Runway dan Taxiway. Dan rencananya, pada November tahun ini akan ada serah terima dari pihak PT PP ke PT Angkasa Prura II selaku pengelola.

“Saat ini, kami sedang melanjutkan pembangunan infrastruktur runway tambahan sekitar 500 meter dan nantinya total keseluruhan runway menjadi 3000 meter,” ujarnya.

Diakuinya, hingga saat ini masih ada kurang lebih 15 bidang yang belum selesai pembayaran. Belum cairnya uang ganti rugi karena status tanah masih dalam sengketa oleh beberapa pihak yang mengklaim tanah tersebut. Tapi pihaknya selaku kontraktor pelaksana tidak terganggu dengan hal tersebut. Karena, pemilik lahan yang belum terima ganti rugi, nantinya lahan yang akan dipakai hanya untuk penghijaun saja.

“Sebagian tanah tersebut merupakan tanah sengketa dari beberapa pihak sehingga warga tersendat pembebasan lahan mereka, namun dari data pihak Angkasa Pura II sebagai pengelola Bandara Soekarno-Hatta sudah melakukan konsinyasi (menitipkan yang ganti rugi) di Pengadilan Negeri Tangerang. Mudahan-mudahan, 2 bulan kedepan pembayaran bisa diselesaikan,” harapnya.

Lebih lanjut katanya, berdasarkan Undang-undang nomor 2 Tahun 2012 itu mengatur untuk bidang-bidang tanah yang dilakukan konsinyasi adalah antara lain bidang yang pemiliknya menolak terhadap nilai ganti kerugian, pemiliknya tidak diketahui dengan jelas atau noname dan pihak yang bersengketa kepemilikan lahannya.

Untuk diketahui, mimpi Bandara Soetta memiliki tiga landas pacu (runway) sudah menjadi kenyataan. Runway 3 itu dibutuhkan untuk mendukung jumlah movement lebih tinggi dibandingkan saat ini, karena pesawat bisa lebih banyak lagi yang mendarat di bandara yang jadi gerbang masuk ke Tanah Air itu. (fins)

News Feed