oleh

Demo PP Jaksel Di Tunda dan Tetap Menuntut Harus RUU HIP Di Cabut

Jakarta 13/7/2020 Pembahasan RUU HIP harus ditolak untuk diteruskan. Apalagi TAP MPR Nomor 25 tahun 1966 hingga kini belum dicabut. Sehingga, pemerintah melarang semua hal berbau komunisme. Karena itu bagi MPN Pemuda Pancasila beserta seluruh jajaran menyatakan sikap menolak pembahasan RUU HIP.

Jubir Pemuda Pancasila Jakarta Selatan yang mewakili ketua Musta’in Spd menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) sekaligus meminta pecabutan RUU tersebut.

Menolak RUU HIP dan minta (RUU HIP) dicabut,” ujar Musta’in dalam pernyataan pada pers di Jakarta, Senin.

Pancasila selama ini sudah terbukti menjadi alat pemersatu bangsa, sehingga tidak perlu diutak-atik lagi. Dari awal berdirinya bangsa ini kata dia, Pancasila sudah menjadi Dasar Negara. Menurutnya, RUU HIP ini akan berdampak kegaduhan besar di negeri ini.

Sehingga ia sangat menyesalkan langkah-langkah yang ditempuh DPR RI terkait dengan inisiatif untuk memeras sila-sila dalam Pancasila. “Secara otomatis kader pemuda Pancasila berhubungan bagaimanapun yang menyangkut masalah Pancasila maka Pemuda Pancasila ada kepentingan didalam hal-hal kehidupan dan berbangsa dalam NKRI ini,”Ujarnya.

RUU HIP juga akan menciptakan sentimen agama bisa dikapitalisasi kelompok orang untuk kepentingan. Apabila RUU HIP ini dilanjutkan, maka jelas ada kegaduhan besar di negeri ini. Menurutnya RUU HIP ini melawan arus sejarah yang telah dibangun para pendiri dan pejuang bangsa Indonesia.

Untuk menyampaikan aspirasi, kita sebagai kader bangsa menolak dengan adanya rancangan yang menyinggung masalah Pancasila, Pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum dan Pancasila tidak bisa dibawah UU,” tutupnya. (fins)

News Feed